Situbondo: Keindahan dan Pesona Daerah di Timur Jawa

Penjelasan Awal


Situbondo

Situbondo merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang terletak di bagian timur pulau Jawa. Secara geografis, kabupaten ini berada di antara 07o39’34” – 08o08’58” LS dan 113o19’55” – 114o09’09” BT dengan luas wilayah mencapai 1.675,87 km².

Kabupaten yang berbatasan dengan Selat Bali ini memiliki karakteristik daerah yang berbukit-bukit dengan ketinggian rata-rata 500 meter di atas permukaan laut. Selain itu, daerah ini juga seringkali disebut sebagai daerah perbukitan dan memiliki lahan pertanian yang subur.

Provinsi


Jawa Timur

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kabupaten Situbondo terletak di Provinsi Jawa Timur. Provinsi Jawa Timur sendiri merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di Pulau Jawa. Ibu kota provinsi ini adalah Surabaya yang terkenal sebagai kota bisnis dan perdagangan di Indonesia. Luas wilayah provinsi ini mencapai 47.799,33 km² dan terdapat 38 kabupaten/kota yang terdiri atas 679 kecamatan dan 8.019 desa/kelurahan.

Koordinat

Koordinat Situbondo

Kabupaten Situbondo memiliki koordinat 7°49’57″S 113°36’45″E. Lokasi ini berada di utara Pulau Jawa dengan batas wilayah yang bersebelahan dengan Kabupaten Bondowoso di sebelah barat, Kabupaten Probolinggo di sebelah timur, Selat Bali di sebelah utara, dan Kabupaten Jember di sebelah selatan.

Dengan letaknya yang strategis, kabupaten ini memiliki berbagai macam potensi yang dapat dikembangkan seperti pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, dan juga pengolahan bahan tambang. Salah satu objek wisata yang terkenal di Situbondo adalah Pantai Plengkung yang seringkali disebut sebagai “G-Land” oleh para peselancar internasional.

Batas Wilayah


Batas Wilayah Kabupaten Situbondo

Kabupaten Situbondo merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang memiliki batas wilayah dengan berbagai kabupaten di sekitarnya. Dari sisi barat, kabupaten Situbondo berbatasan dengan kabupaten Bondowoso, Probolinggo, dan Jember. Sementara itu, di sisi timur, kabupaten Situbondo berbatasan dengan Selat Bali yang memisahkan Indonesia dengan Pulau Bali. Di sisi selatan, kabupaten Situbondo berbatasan dengan Samudera Hindia. Sedangkan di sisi utara, kabupaten Situbondo berbatasan dengan kabupaten Lumajang.

Luar Negeri

Situbondo terletak di Pulau Jawa, yang merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia. Meskipun tidak langsung berbatasan dengan negara lain, kabupaten Situbondo cukup dekat dengan Negara Timor Leste yang terletak di sebelah timur Laut Banda. Terdapat jalur pelayaran dan udara yang bisa digunakan untuk mengakses Negara Timor Leste dari Indonesia, dan sebaliknya. Sebagai dua negara tetangga yang saling terhubung, Indonesia dan Negara Timor Leste memiliki hubungan diplomatik yang kuat dan kerja sama di berbagai bidang.

Ringkasan

Kabupaten Situbondo memiliki batas wilayah dengan kabupaten Bondowoso, Probolinggo, Jember, Selat Bali, Samudera Hindia, serta kabupaten Lumajang. Situbondo juga terletak di Pulau Jawa dan cukup dekat dengan Negara Timor Leste yang memiliki hubungan diplomatik yang kuat dengan Indonesia.

Kondisi Geografis


Situbondo

Situbondo merupakan sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Wilayah Situbondo merupakan kawasan dataran rendah yang dikelilingi oleh dua pegunungan yaitu Pegunungan Iyang dan Pegunungan Wilis. Kabupaten ini memiliki luas wilayah sekitar 1.740,18 km² dan terbagi menjadi 18 kecamatan.

Berada di dataran rendah, Situbondo memiliki jenis tanah pertanian sawah dan ladang yang cukup subur. Hutan mangrove yang luas juga terdapat di kawasan pesisir dan dijadikan sebagai tempat budidaya tambak ikan oleh masyarakat setempat.

Situbondo juga memiliki beberapa sungai yang berhulu di pegunungan, di antaranya Sungai Blongkeng dan Sungai Kendeng. Kedua sungai ini memiliki debit air yang cukup besar dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bercocok tanam maupun untuk kebutuhan sehari-hari.

Letak Geografis

Terletak di bagian timur Pulau Jawa, kabupaten Situbondo memiliki ketinggian antara 32 mdpl hingga 2.331 mdpl. Wilayah dataran rendah terletak di sebelah barat dan menjorok hingga ke pesisir laut. Sedangkan pegunungan Iyang dan Pegunungan Wilis berada di sebelah timur wilayah Situbondo.

Kabupaten Situbondo berbatasan langsung dengan Kabupaten Jember di sebelah barat, Kabupaten Bondowoso di sebelah utara, Laut Bali di sebelah timur, dan Selat Madura di sebelah selatan.

Letak geografis yang menghubungkan Kabupaten Situbondo dengan wilayah lain di Pulau Jawa menjadikannya sebagai pusat transportasi yang strategis. Terdapat beberapa jalur transportasi yang dapat digunakan untuk menuju Situbondo, baik itu melalui udara maupun darat.

Pemerintahan


Pemerintahan Situbondo

Kabupaten Situbondo merupakan salah satu kabupaten yang terletak di provinsi Jawa Timur, Indonesia. Pemerintahan Kabupaten Situbondo dipimpin oleh seorang Bupati dan Wakil Bupati yang terpilih secara langsung melalui Pilkada. Saat ini, Bupati dan Wakil Bupati Situbondo dijabat oleh R. Khofifah Indar Parawansa (Bupati) dan Ir. Hj. Yoyok Mulyadi, MM (Wakil Bupati) setelah terpilih pada tahun 2018.

Dalam menjalankan roda pemerintahan, Bupati Situbondo didampingi oleh beberapa pejabat teras yang membantu dalam pengambilan keputusan serta pelaksanaan program dan kebijakan daerah. Beberapa instansi pemerintahan terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, dan lain sebagainya, bertugas sebagai pelaksana kebijakan pemerintah di bidang masing-masing.

Kecamatan

Kabupaten Situbondo terdiri dari 17 kecamatan dan 171 desa/kelurahan. Kecamatan-kecamatan tersebut adalah:

  1. Arjasa
  2. Asembagus
  3. Banyuglugur
  4. Banyuputih
  5. Besi
  6. Bungatan
  7. Jangkar
  8. Jatibanteng
  9. Kapongan
  10. Kendit
  11. Mangaran
  12. Panarukan
  13. Patianrowo
  14. Suboh
  15. Sumbermalang
  16. Sumberwringin
  17. Tegalsiwalan

Kecamatan-kecamatan tersebut memiliki masing-masing desa dan kelurahan yang merupakan wilayah administratif di bawah kecamatan. Pembangunan di masing-masing kecamatan difokuskan pada sektor pertanian, industri, dan pariwisata. Beberapa obyek wisata yang terkenal di Kabupaten Situbondo adalah Desa Wisata Mandara Giri, Pantai Pasangkayu, dan Pantai Wina.

Sebagai daerah yang terus berkembang, Pemerintah Kabupaten Situbondo terus berupaya meningkatkan pembangunan pada masing-masing kecamatan dan desa/kelurahan. Melalui komunikasi dan konsultasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta situasi yang kondusif bagi masyarakat Kabupaten Situbondo.

Ekonomi


Ekonomi Situbondo

Situbondo merupakan daerah yang terkenal dengan sektor pertanian. Berbagai jenis tanaman seperti padi, jagung, tembakau, kakao, kelapa dan sebagainya menjadi sumber penghidupan utama masyarakatnya. Sektor pertanian tersebut mendominasi ekonomi Situbondo karena mayoritas penduduknya bermata pencaharian di bidang tersebut.

Di Situbondo, sebagian masyarakat juga turut beralih pada sektor lain, seperti perdagangan. Menurut BPS, pada tahun 2020 sektor perdagangan menjadi sektor kedua terbesar dalam perekonomian Situbondo, dengan jumlah kontribusi mencapai 21,01 persen dari total PDRB Situbondo.

Tidak hanya bergerak di sektor perdagangan, masyarakat Situbondo juga mulai merambah pada sektor pariwisata. Situbondo yang memiliki potensi wisata alam seperti Pantai Watudodol dan Air Terjun Madakaripura menyuguhkan pesona alam yang memukau dan menjadi daya tarik kunjungan wisatawan.

Pariwisata

Pantai Watudodol

Situbondo memiliki potensi wisata alam yang luar biasa. Salah satu destinasi wisata yang terkenal adalah Pantai Watudodol, pantai yang begitu cantik dengan air laut biru jernih dan pasir putih.

Tak hanya Pantai Watudodol, Situbondo juga menyimpan keindahan Air Terjun Madakaripura. Mengambil keistimewaan sebagai air terjun tertinggi di Jawa Timur serta menjadi tempat bertapa pertama dari Dinasti Majapahit, menjadikan Air Terjun Madakaripura salah satu wisata spiritual dan sekaligus wisata alam yang patut dikunjungi di Situbondo.

Di Situbondo juga terdapat Taman Nasional Baluran yang memiliki ekosistem yang sangat kaya dan memiliki nuansa savana Afrika. Berbagai jenis satwa seperti bajing, banteng Jawa dan kerbau liar dapat dengan mudah dijumpai di dalam taman nasional ini.

Wisata Situbondo tidak hanya memukau, tetapi juga sangat terjangkau. Dengan tiket yang relatif murah, siapa pun dapat menikmati pesona wisata yang ditawarkan di Situbondo.

Budaya

Tari Reog

Budaya Situbondo terkenal dengan tarian reognya. Reog adalah tarian sejenis teater rakyat yang menggunakan topeng hewan harimau, singa, atau macan sebagai perlengkapan utamanya.

Tarian Reog berasal dari budaya Jawa Timur dan hal tersebut membuat Situbondo menjadi salah satu daerah yang terkenal dengan tarian reog nya. Dalam tarian ini, ada beberapa atraksi yang bisa membuat orang kagum dan terkesima, di antaranya adalah topeng yang berat bisa ditopang oleh salah satu penari dan penari lainnya yang membawa sejumlah galon air dengan gigih mengelilingi panggung hingga akhirnya berhasil mengalahkan makhluk halus yang menyerang.

Pendidikan

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Situbondo

Situbondo memiliki beberapa institusi pendidikan yang berkualitas dan telah terakreditasi. Salah satu institusi pendidikan yang terkenal adalah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Situbondo yang telah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

Selain STIT Situbondo, ada juga Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Mizan, dengan program studi yang beragam diantaranya Hukum Islam, Tafsir, dan Pendidikan Agama Islam. Serta terdapat juga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Situbondo yang menawarkan program vokasional di berbagai bidang seperti tata boga, tata busana, otomotif, dan teknologi informasi.

Beberapa tahun terakhir, pemerintah Situbondo juga melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini. Peningkatan tersebut dilakukan dengan memprioritaskan pengadaan fasilitas sekolah yang memadai serta meningkatkan kualifikasi guru agar dapat memberikan pembelajaran yang lebih bermutu.

Kuliner

Rawon Setan

Situbondo memiliki beberapa kuliner yang patut untuk dicoba jika berkunjung ke daerah ini. Kuliner khas Situbondo yang terkenal adalah Rawon Setan. Makanan ini adalah makanan berkuah yang terbuat dari daging sapi dan bahan rempah yang khas.

Tidak hanya Rawon Setan, terdapat juga Nasi Campur yang sangat terkenal di Situbondo. Nasi campur ini terdiri dari nasi putih, ayam atau bebek goreng, sate usus atau sate kikil, tempe, tahu, dan lalapan.

Untuk minuman, masyarakat Situbondo juga memiliki minuman khas yang bernama Legen. Legen adalah minuman yang terbuat dari alpukat yang dihaluskan kemudian dicampur dengan gula jawa dan air kelapa yang segar. Minuman ini memiliki rasa segar dan cocok untuk dinikmati di daerah yang cukup panas seperti Situbondo.

Populasi


Populasi Situbondo

Situbondo merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah sekitar 1.650 km² dan mempunyai jumlah penduduk sekitar 685.000 jiwa.

Penduduk di daerah Situbondo terdiri dari berbagai suku bangsa dengan mayoritas penduduknya beragama Islam. Adapun suku-suku yang ada di Situbondo antara lain suku Jawa, Madura, Bali, dan Osing. Meski demikian, bahasa yang umum digunakan di daerah ini adalah bahasa Jawa.

Populasi Situbondo yang cukup besar menjadikan kabupaten ini sebagai salah satu wilayah yang penting di Jawa Timur. Banyak potensi dan peluang yang tersedia di daerah ini, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah setempat terus berupaya untuk memajukan Situbondo agar dapat memberikan manfaat bagi warga dan daerah sekitarnya.

Bahasa

Bahasa Jawa merupakan bahasa yang umum digunakan di daerah Situbondo. Meski demikian, warga di Situbondo juga mengerti dan dapat berbicara bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara.

Pariwisata


Pariwisata di Situbondo

Situbondo merupakan kota kecil di ujung timur Pulau Jawa, namun jangan salah, Situbondo menyimpan banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Salah satu yang terkenal adalah Air Terjun Madakaripura.

Madakaripura terletak di desa Sapih, Lumbang, Probolinggo. Air terjun setinggi 200 meter ini menjadi legenda karena dianggap sebagai tempat persembunyian Patih Gajah Mada dari kerajaan Majapahit. Untuk mencapai Madakaripura, kita harus melewati jalan setapak sejauh 700 meter dari kawasan parkir. Walaupun jalan setapak ini cukup menantang, pemandangan alam yang indah dan derasnya air terjun membuat semua lelah terbayar dengan keindahan yang dilihat.

Tak jauh dari Madakaripura, Pantai Pasir Putih menjadi destinasi wisata lain yang menarik. Pantai ini berkarakteristik seperti pantai pada umumnya. Pasir Putih, air laut yang jernih, ombak yang tenang, membuat Pantai ini menjadi tempat yang cocok untuk berlibur bersama keluarga atau pasangan. Ada juga beberapa tempat wisata lainnya seperti pantai lumba-lumba dan pantai watu karung.

Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran seluas 25.000 hektar terletak di Situbondo dan Banyuwangi. Dikenal sebagai savana Afrika mini di Indonesia, Taman Nasional Baluran dikelilingi oleh perbukitan dan laut. Saat musim kemarau, rumput savana yang berubah menjadi kekuningan semakin menambah keasrian Taman Nasional Baluran.

Di dalam taman, kita bisa menemukan berbagai macam satwa seperti rusa, kerbau liar, monyet, dan kuda liar. Tak hanya itu, Taman Nasional Baluran juga menyimpan keindahan gugusan pulau yang biasa disebut dengan Bama Beach. Pulau ini terdiri dari pulau Bali, Menjangan Besar, Menjangan Kecil, dan beberapa pulau kecil lainnya.

Cagar Alam Ijen

Cagar Alam Ijen terletak di perbatasan Situbondo dan Bondowoso dan berada di ketinggian 2.443 mdpl. Di dalam Cagar Alam Ijen, terdapat kawah berapi yang masih aktif serta danau kawah berwarna biru kehijauan. Keberadaan belerang yang melimpah di sekitar kawah menjadikan Ijen sebagai tempat penghasil belerang yang terbaik di Indonesia.

Untuk sampai di kawah, pengunjung harus menempuh perjalanan di jalur setapak sejauh 3 km mulai dari pos pendaftaran sampai ke puncak kawah. Perjalanan yang cukup menantang karena medan yang sulit dan terjal ini dapat diatasi dengan lelah yang terbayar dengan pemandangan sekitar yang indah dan keindahan kawah Ijen itu sendiri.

Pengalaman kuliner di Situbondo

Tak hanya destinasi wisata, Situbondo juga menawarkan kuliner lezat yang menjadi pilihan untuk dicicipi. Salah satu makanan khas Situbondo adalah Nasi Uduk yang dikenal dengan cita rasa yang gurih dan disajikan dengan aneka lauk. Selain itu, ada juga Sop Pindang Ikan yang sangat terkenal dan menjadi kuliner andalan di kota Situbondo.

Di Situbondo juga terdapat kue tradisional khas Situbondo, yakni Lupis. Kue ini merupakan salah satu kue tradisional yang hanya bisa ditemukan di Situbondo. Berbahan dasar ketan dan gula merah, Lupis disajikan dengan kelapa parut di atasnya dan rasanya yang manis sesuai selera.

Transportasi

Untuk menuju Situbondo, terdapat beberapa pilihan transportasi yang bisa digunakan. Untuk yang memilih kendaraan pribadi, bisa melalui jalur Surabaya – Situbondo dengan jarak tempuh sekitar 3,5 jam atau dari Banyuwangi – Situbondo dengan jarak tempuh yang sama. Selain itu, bisa juga memilih transportasi umum seperti Bus atau Travel dari terminal Bungurasih Surabaya dan Terminal Jember. Waktu tempuh dari Surabaya ke Situbondo dengan bus sekitar 5 jam, sedangkan dari Terminal Jember ke Situbondo hanya sekitar 1,5 jam.

Akomodasi di Situbondo

Terdapat beberapa pilihan penginapan saat berkunjung ke Situbondo. Mulai dari Villa, Hotel dan Homestay yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget. Ada beberapa pilihan penginapan yang bisa dipilih, seperti Hotel Santika, Hotel Anugerah Situbondo, dan Hotel Citra Indah.

Keamanan di Situbondo

Situbondo terkenal dengan keramahan penduduknya. Selain itu, kota ini juga termasuk kota yang cukup aman untuk dikunjungi. Kendati demikian, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, disarankan untuk tetap berhati-hati dan menjaga barang bawaan dengan baik. Jangan lupa untuk mendengarkan instruksi dari pihak berwenang saat berada di tempat-tempat wisata.